BERITA TERBARU |
Sekitar 300 tamu undangan memadati markas tim yang telah disulap menjadi bioskop sementara, lengkap dengan tiket bertema BbKRT dan mesin popcorn agar suasananya benar-benar seperti menonton film di bioskop. Dokumenter yang diberi judul menarik “bimota: Racing Prometheus” diputar secara eksklusif untuk para tamu malam itu, sebelum akhirnya dijadwalkan tayang dua hari kemudian, yaitu pada 5 Februari, di kanal YouTube bimotabyKRT.
Selain film dokumenter, BbKRT juga memperkenalkan desain livery baru yang lebih mencolok, paket grafis terbaru, serta racing suit para pembalap untuk musim 2026. Setelah menjalani musim pertama yang cukup sukses di WorldSBK 2025 bersama motor bimota KB998 Rimini, yang berhasil menghasilkan empat podium untuk Alex Lowes dan membawa kedua pembalap BbKRT finis di sepuluh besar klasemen akhir, tim kini semakin optimistis bisa meraih hasil yang lebih tinggi di musim kedua proyek ini. Harapannya, pencapaian tersebut dapat semakin memperkuat nama bimota sekaligus membantu perkembangan jaringan dealer resmi mereka di berbagai negara.
Untuk musim 2026, ada perubahan di tim pit-box, di mana Uri Pallares kini menjadi crew chief untuk Axel Bassani, sedangkan Pere Riba tetap melanjutkan perannya sebagai crew chief untuk Alex Lowes.
Alex Lowes mengatakan bahwa masa libur musim dingin biasanya sangat singkat dan padat, namun digunakan tim untuk mempererat hubungan dengan sponsor dan mitra serta memperkenalkan warna baru mereka. Ia juga menyebut bahwa setelah memiliki data selama satu musim penuh, ditambah berbagai peningkatan selama offseason, tim tidak sabar untuk memulai balapan di Phillip Island. Menurutnya, tantangan tentu tetap besar, tetapi mereka siap dan ingin menikmati musim ini sambil melihat sejauh apa mereka bisa melangkah.
Sementara itu, Axel Bassani menyampaikan bahwa WorldSBK hampir tidak memberi waktu istirahat, dan ia justru menyukainya karena hal itu semakin memacu ambisinya untuk naik podium bersama KB998 Rimini. Ia merasa sebagai pembalap Italia, dirinya punya tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik bagi proyek balap bimota, dan ia menegaskan bahwa tim BbKRT sedang bekerja sangat keras untuk menghadapi musim yang menurutnya akan menjadi musim yang luar biasa.
Manajer tim bimota by Kawasaki Racing Team, Guim Roda, menjelaskan bahwa target utama mereka di 2026 adalah memaksimalkan semua sumber daya yang diberikan bimota dan Kawasaki. Ia menekankan pentingnya semua anggota tim bekerja dengan motivasi tinggi dan tujuan yang sama. Selain itu, tim juga ingin melanjutkan respons positif yang mereka terima pada 2025 terkait minat pasar terhadap motor dan merek bimota. Ia mengatakan bahwa proyek ini menarik karena mereka tidak hanya membangun tim balap, tetapi juga membangun citra merek dan memperkenalkan motor baru yang bisa menjadi impian banyak penggemar.
Chief Operating Officer bimota, Pierluigi Marconi, juga menyampaikan bahwa 2025 merupakan tahun pertama bimota kembali ke kompetisi SBK setelah lama absen, dan musim itu terasa sangat berkesan karena performa tim yang baik serta tidak adanya masalah kerusakan mesin. Ia menilai hal tersebut bisa tercapai karena kerja sama solid antara bimota, Kawasaki, dan Provec. Setelah musim berakhir, mereka bahkan sempat mengadakan sesi tes lintasan bersama para jurnalis, dan para test rider bisa merasakan karakter KB998 Rimini baik dalam versi jalan raya maupun versi balap. Marconi menambahkan bahwa selama musim dingin mereka bekerja keras, dan ia yakin akan ada peningkatan besar terutama di sektor aerodinamika dan sasis. Ia berharap musim 2026 akan menghasilkan prestasi yang lebih baik dibandingkan 2025, serta membantu peningkatan penjualan dan perluasan pasar bimota.
Terakhir, Chairman bimota S.p.A sekaligus Managing Director Kawasaki Motors Europe, Shigemi Tanaka, mengatakan bahwa pembentukan BbKRT adalah proses yang kompleks dan melibatkan banyak pihak baik di Eropa maupun Jepang. Ia menyebut bahwa proyek ini merupakan hasil dari semangat dan dedikasi banyak orang. Tanaka juga menegaskan bahwa malam peluncuran ini menjadi momen untuk melihat apa yang sudah dicapai, sekaligus menatap masa depan dengan penuh optimisme. Ia percaya, jika perkembangan sejauh ini menjadi gambaran, maka musim 2026 dan tahun-tahun setelahnya akan menjadi periode yang sangat menarik.